News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dana 3 Desa di OKUT Dimerger Bangun Jembatan Sepanjang 190 Meter

Dana 3 Desa di OKUT Dimerger Bangun Jembatan Sepanjang 190 Meter

MARTAPURA, TL – Tiga Desa dikecamatan Cempaka yaitu desa Campang Tiga Ilir, Desa Kuripan dan Desa  Negeri Sakti membangun jembatan besi sepanjang 190 meter  yang menalan biaya sebesar hampir 3 Milyar. Pembangunan jembatan tersebut menggunakan tahun jamak dari dana desa tiga desa tersebut

"Biaya  tahap I tahun anggaran 2017 ini  1,14 milyar  dari APBDes  gabungan tiga desa  campang tiga ilir, Desa Kuripan, Desa Negeri Sakti,”kata Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda OKU Timur Ir Agus Sunaryo MM saat diwawancarai kemarin

Pembangunan jembatan besi yang bersumber dari APBN dana desa baru pertama sekali di Sumsel. Dimana kata Agus pembangunan jembatan tersebut akan selesai pada tahun 2018 mendatang.

           
Fungsi jembatan tersebut kata Agus nantinya akan  menghubungkan  dari Desa Campang Tiga Ilir –Kuripan-Negeri Sakti , untuk kegiatan  ekonomi,keamanan, pelayanan, kesehatan dan juga pendidikan

           
Mantan Kepala PU BM OKU Timur ini menjelaskan, untuk perencanaan pembangunan  tersebut  menggunakan jasa  konsultan perencanaan professional, sedangkan pengawasan sendiri dilakukan oleh Tenaga Ahli pendamping dana Desa kabupaten dan dibantu dari Dinas PUPR OKU Timur

           
“konsultan perencanaanya dari CV mekanika Rekayasa Palembang, sedangkan kontraktor pelaksana dari CV Bumi Kita palembang, itu semua sudah melalui proses lelang, tetapi kita tidak tahu persisnya seperti apa, karena mereka (dana desa,red) menggunakan UU Desa terkait lelang itu,”kata Agus

           
Untuk spesifikasi jembatan, sambung agus akan mengacu kepada standar Kementerian PU PUPR.”ucapnya. hari ini (kemarin,red) jembatan besi sepanjang 190 meter tersebut langsung batu peletakan pertama dilakukan oleh Bupati OKU Timur HM Kholid MD

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar