News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bahasa dan Pakaian Adat Palembang Segera Masuk Perwako

Bahasa dan Pakaian Adat Palembang Segera Masuk Perwako

PALEMBANG – Kebudayaan dan adat istiadat daerah menjadi salah satu kekayaan tak ternilai. Menyadari pentingnya itu, pemerintah Kota Palembang berencana akan membuat peraturan Walikota (Perwako) yang bertujuan untuk melestarikan kebudayaan asli Palembang. Ada dua warisan kebudayaan yang nantinya bakal menjadi objek dalam Perwako. Yakni bahasa Palembang dan pakaian adat asli “Wong Kito”.

Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan rencananya untuk bahasa Palembang, akan dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan. Sehingga, bahasa Palembang terus diwarisi oleh generasi penerus. “Ini (bahasa Palembang,red) identitas daerah. Jadi harus tetap diajarkan kepada anak-anak muda,” ujar Harno.

Untuk pakaian adat, orang nomor satu di Palembang itu rencananya bakal mewajibkan jajarannya untuk mengenakan pakaian adat Palembang di waktu-waktu tertentu. “Nantinya wajib digunakan pada hari Jumat oleh seluruh instansi pemerintahan. Jadi jangan hanya di cara pernikahan dan adat saja,”terangnya.

Terlebih lagi dalam waktu dekat kota Palembang menjadi tempat perhelatan Asian Games 2018. Harno menginginkan agar masyarakat internasional yang datang ke Palembang bisa mengenal lebih jauh kebudayaan Palembang. “Kesempatan kita untuk mengenalkan budaya Palembang,” ucapnya.

Sementara, Ketua Rembug Adat kota Palembang, Alimudin Halim menyambut baik rencana Harnojoyo untuk membuat pakaian dan bahasa asli Palembang menjadi populer dengan menerapkan Perwako tersebut. “Kami sangat senang, karena budaya Palembang dijaga dengan sungguh-sungguh. Melalui rencana walikota untuk penerapan pakaian adat dan bahasa khas Palembang,” kata Alimudin.

Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang Sudirman Teguh, menerangkan di era perkembangan jaman saat ini banyak budaya lokal yang tergerus. Sehingga butuh terobosan untuk mempertahankan budaya dan ciri khas suatu daerah.
"Bahasa asli wong kito benar-benar harus menjadi identitas. Ini juga bisa memacu generasi muda untuk mewujudkan Palembang nian di era zaman yang sudah maju,” pungkasnya. (red)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar