News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Satu Korban Hilang Terseret Arus Sungai Komering

Satu Korban Hilang Terseret Arus Sungai Komering

MARTAPURA, PP - Sungai Komering di Desa Sukaraja Tuha Kecamatan Buay Madang Kabupaten OKU Timur menelan Korban, Rabu (04/10/2017). Seorang Kakek berusia 70 tahun bernama  Hamid Mentri Mudin menghilang saat sampan yang ditumpanginya tenggelam di aliran sungai Komering rabu kemarin.

Informasi yang dapat dihimpun, karamnya sampan yang ditumpangi korban Rabu  pagi itu bermula saat korban bersama kedua anak perempuanya pergi menyadap karet diseberang sungai komering dengan menggunakan sampan, dan kebetulan hari itu mereka pulang dengan membawa satu ember getah karet hasil panen yang ditaksir mencapai 100 Kg.

Kondisi sungai komering saat itu sedang pasang dan arus sungai mengalami perubahan dari biasanya. Tiba-tiba saat sudah mencapai bibir sungai komering, sampan yang dinaiki mereka bertiga seketika itu langsung tenggelam. Kedua anak korban ditemukan selamat karena berusaha berenang ke bibir sungai, sementara korban saat itu menghilang dan tidak timbul ke permukaan.

“Kedua anak korban selamat, karena dibantu para penambang pasir, sementara korban begitu tenggalam sampan itu tidak lagi timbul, nah kebetulan dilokasi mereka tenggelam itu sudah 10 meter lagi kebibir sungai, tetapi kedalaman bibir sungai itu 10 meter,” ujar Camat Buay Madang Sandi Pahlevi saat dikonfirmasi siang tadi Jumat (6/10).

Hingga berita ini diturunkan, Korban belum juga berhasil ditemukan, padahal tim Sar dari Palembang bersama TRC BPBD OKU Timur sudah menyisir aliran sungai komering hingga ke Kecamatan BP Bangsa Raja dalam tiga hari ini

“Kita sudah berupaya mencari bapak Hamid Mentri Mudin, namun sampai saat ini belum juga ditemukan” imbuh Sandi Pahlevi
         
Menurut Sandi, sebenarnya korban sejak kecil besar-besar di sungai komering. Hal itu diketahui karena selama ini korban juga biasa mengambil koral dan pasir disungai komering.

”Rasanya aneh juga bagi kami sebab korban yang biasa hidup disungai komering saat sampanya tenggelam tetapi tidak timbul lagi, padahal dia bisa berenang,”ucapnya
         
Sementara itu, Kepala BPBD OKU Timur Rusman SE MM mengatakan, upaya pencarian korban sudah dilakukan. Namun saat ini kemungkinan besar tidak bisa dilanjutkan karna terkendala faktor cuaca, dimana debit sungai komering saat ini terus naik, ditambah hujan yang kerap mengguyur lokasi pencarian.

Dikatakan, pencarian korban sejauh ini juga melibatkan tim Basarnas dari palembang berjumlah 11 orang dengan peralatan lengkap. Kemudian ditambah lagi tim TRC BPBD OKU Timur berjumlah 15 orang. Pencarian besar-besaran sudah dilakukan.

”Siang malam upaya pencarian terus dilakukan namun saat ini kemungkinan belum bisa dilanjutkan. cuaca juga menjadi kendala, kalau peralatan sudah kita turunkan semua, kendalanya  hanya cuaca saja,” pungkasnya

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar